Saturday, March 31, 2007

"SANGAT PINTARRRR!"



Aku sedih karena aku tidak bisa ngomong sama kamu langsung waktu aku nangis sekarang ini. Bukan kamu yang ada di depanku tapi layar terang yang tak bersuara, apalagi memeluk dan bicara. Padahal cuma satu kalimat yang aku punya…

“Sayang, setiap kali kamu biarin alkohol bawa pergi kesadaran kamu, rasanya aku hampir mati tersiksa.”

Aku tidak bisa membantah kalimat lain yang bilang, “Suka-suka dia lah, dia kan manusia merdeka.”.

Aku juga tidak bisa menolak mentah-mentah kalimat lain lagi yang bertanya, “Apa kamu gila, mempercayakan hatimu pada orang yang tidak bisa mengontrol dirinya?”.

Aku cuma tahu aku cinta kamu, cinta.

Bagaimana aku tidak gila saat ini…? Kamu tadi berjanji, “Sayang malam ini aku pasti bisa mengontrol diri.”

…dan tak kamu tepati.

Aku mencoba jadi perempuan yang mengerti, tidak membatasi, tidak menggurui.Tapi melihat kamu dijajah sesuatu bukanlah hal yang mudah untuk diterima, kamu jadi sungguh terlihat bodoh, sayang…

Jadi tak BISAKAH KAMU MASUKAN ALKOHOL KE DALAM TUBUHMU DENGAN TAKARAN YANG PAS AJA???”

Stupid.

No comments: