Saturday, June 30, 2007

an hour from Flo

Tidak ada yang bisa mengerti, apalagi dia. Tidak pernah kumaksudkan ini, meninggalkan mimpinya. Tapi sebagai sesuatu yang sekian lama kucari, sesuatu yang sekian lama kunanti, betapa nista jadinya kalau semua jadi berlabel 'dosa', betapa sayangnya kalau kita jadi bernama 'salah'.

Jangan.

Jangan jadikan aku setan yang selalu kubenci sejak aku bisa mengingat.

Jangan jadikan aku bejat yang kutahu langkahnya takkan pernah selamat.

Suatu hari jika dia sampai disini, dia akan tau dia sungguh berarti.Ingatlah kalimat sederhana yang mengartikan dunia, yang kurasakan setiap kali kita bersama.

"I never lied about my love, hon..."

Sienna, June 2007

missyuso

an hour from Flo

Tidak ada yang bisa mengerti, apalagi dia. Tidak pernah kumaksudkan ini, meninggalkan mimpinya. Tapi sebagai sesuatu yang sekian lama kucari, sesuatu yang sekian lama kunanti, betapa nista jadinya kalau semua jadi berlabel 'dosa', betapa sayangnya kalau kita jadi bernama 'salah'.

Jangan.

Jangan jadikan aku setan yang selalu kubenci sejak aku bisa mengingat.

Jangan jadikan aku bejat yang kutahu langkahnya takkan pernah selamat.

Suatu hari jika dia sampai disini, dia akan tau dia sungguh berarti.Ingatlah kalimat sederhana yang mengartikan dunia, yang kurasakan setiap kali kita bersama.

"I never lied about my love, hon..."

Sienna, June 2007

Sunday, June 17, 2007

Kamu ingin sampai sebelum pintu itu terutup?

Aku bosan menemui kamu yang masih saja sama, tak juga mau benar-benar ada, hanya menjalani semuanya karena terpaksa.
Aku bosan mendengar terlalu banyak keluh kesah, mengancam dunia untuk menyerah, menangisi hatimu yang telah lama patah.
Aku bosan mendengarmu menyalahkan semua termasuk aku, menyalahkan semua kecuali kamu, aku bukan penyerah bahkan di hari paling kelabu!!

Bercerminlah, dan berhenti bicara
Bercermin lagi lah, dan berhenti hanya bicara
Bicara dan bicara takkan merubah apa-apa
Bicara dan bicara takkan menuntun kita

Kamu ingin sampai sebelum pintu itu terutup?
Mungkin sudah saatnya kamu mencoba hidup.

Tuesday, June 12, 2007

period


I’ve been wondering since...I can't remember, about this question.

Since I can feel the L thing, then losing it back and forth:

If the perfect one does exist in this real life.

All my stories lead me to a big no as the answer. I’ve decided to be a cynical, who thought that those tales about good person with a warm heart and brave soul is a bunch of crap, and that I’d be stupid to keep expecting one to finally show up in my life.

Funny, but being that girl I feel saver than ever, strong enough to face everything in my life because apparently, since I’m a very romantic person, those L issues were what scared me the most.

And yesterday He sent me you. You, who have been around for a while before, finally give me that full stop at the end of my sentences. There is no question left anymore.

The time isn't right for us to be together, though the feeling is.

It doesn’t really matter I am still grateful for every joy and every tears.

Thanks to have visited my chaos heart, touched it in the best way, the perfect scent.

Even for just a moment.

I’ve find him. I’ve find you.

it's hard not to think about-than missing-u, hard to 'forget it' though i know i have to..


Ternyata ada harinya, air mata untuk dia

tak pernah kukira, hatiku tertinggal disana

dasar samudra, batas senja, bingkai dunia

Hei, jawab tuk semua ragu, akhirnya kamu tiba

Tiba dengan bukti, sosok sempurna sungguh ada

Sungguh ada, dan sempat memberi bahagia

Sempat memberi bahagia dan harus pergi juga

Harus pergi juga dan ku harus, paling tidak mencoba



untuk rela



...