Saturday, September 30, 2006

f a c e it!

Aku takkan lupakan sepasang sinarmu
bahkan ditengah terikpun kamu mampu
diamkan kata yang tak habis dariku
dinginkan hawa sarat panas lalu debu

hati yang tersepikan, salahkanlah siapa saja
tapi bukankah Dia beri pasangan tuk semua
matahari dan angin, bulan dan bintang
panas dan dingin, tekad dan rintang

dan...
kita?
aku dan kamu...
kamu dan aku...

Masalah dan hatimu
Bencana dan tekadmu
Airmata, dan kuatmu

Aku sangat tau
Aku yakin selalu
Kamu pasti mampu

Aku disini, kekasihku...

Monday, September 25, 2006

dear great kisser

aku menunggu suaramu mencoba
tuntun aku tuk tak lagi hilang arah
aku menunggu kehadiranmu disana
tempat kita pernah bisa bicara

Ya, ini untukmu
kamu tau, aku rindu...:)

Sunday, September 24, 2006

oase, kejora dan kamu//semua yang (untukku) :hanyalah satu

Kadang ada sedikit nyala yang membuat sepi tak terlalu gelap...
Atau ribuan gemerlap yang membuat gelap tak terlalu sepi?
Lalu berikutnya sekilas sejuk yang jinakan liar cahaya itu
Atau limpah dingin yang liarkan terang nan jinak itu?

I know it's you...
And I'm flattered...

Tuesday, September 19, 2006

..:.. am

Mata-mataku menolak tuk terpejam
Meski itulah tujuanku bertemu malam
Kamu menari disini, disana, tak pernah lelah
Tertawakan aku yang penuh rasa bersalah

Betapa mahal harga yang kau beri
Sedang aku hanya coba tuk peduli
Berusaha adil dan tak bohongi hati
Karena pilihan tak ada yang lain lagi

Katakanlah kini, kekasih hati yang lalu:
"Apakah itu yang bawakanmu bahagia?"
Dan bila "ya", aku sungguh-sungguh bisa
Tahankan diammu, selama apapun itu

Neraka itu sedang kudatangi
Ganjaran itu sudah terjadi
Percayalah lukamu terbayar sudah
Mata dan malamku telah terpisah

Monday, September 18, 2006

the reason

Tak memilikiku tapi tetap ada
Bertahun sudah dan tetap sama
Bagaimana tak kucintai dia
Bagaimana tak ku slalu untuknya

Karena dia bisa tak berpamrih untukku
Menjagaku dimanapun, kapanpun itu

Dan yang paling berharga...

Dia
Selalu mengertikan semua
Tanpa pernah kumeminta
Tanpa pernah kumengajari
Padaku, dia bisa hilangkan sendiri

f a i r

Takkan ku ingkar kamulah yang terbaik
Segala cara, menjerit ataupun berbisik
Kalimat itu kan tetap sama tentangmu
Dekati sempurna, kamulah bintang itu

Lalu aku
Bukankah beruntung bisa bersamamu
Lalu kini
Tak pernah kukira akhirnya harus pergi
Tapi hati
Hati ini lah yang menuntunku tuk tak lagi
berpura-pura
Harus berhenti bermimpi semua masih sama

Ada bayangan abu-abu mengejarku
Didekatku kapanpun seperti hantu
Lalu aku lelah dan coba mengerti
Inilah terbaik yang mungkin terjadi

Suatu hari, semoga kamu mau
Maafkan aku tuk semua cela
Suatu hari, semoga kamu tau
Disini, akupun terluka

...dalam sekali
...perih sekali

Sunday, September 17, 2006

Total Touch

Dalam tidur panjang pernah kutemui kamu
Sesuatu yang lembut tapi tak izinkanku lupa
Begitulah jemarimu mengenal seluruhku
tanpa pernah mencoba, di pertemuan pertama

Biru lah yang kulihat warnai langit diatasku
Lalu api itu cairkan beku dengan sempurna
Pelukan demi pelukan dan selalu ada kamu
Kurela tak berakhir perjalanan panjang kita

Nyatakanlah lagi kehadiranmu yang pasti
Yakinkan aku sentuhan ini sungguh adanya
kau birukan dunia, dan terjadilah putih
Lalu tunggulah aku kan semakin menggila


Dan mengakhirinya dengan tenang luar biasa
Kamu yang membuat gelap terasa berharga

Friday, September 08, 2006

8 September 2006
kamulah keajaiban itu..
yang hangatkan malam panjangku
Jauh sampai gelap berlalu
Dear half of my soul: I love you

(i'll always remember the midnight message from you, darl. Really cheering up my grumpy mood...)