Monday, April 25, 2011

Langkah. Kelabu. Kau, aku.

Suatu hujan malam dulu kala,

tuk kali kesatu kuberanikan hati terjun bebas ke lautan bening di dua mata,

yang kebetulan milikmu.


Detak langkahmu tak terlupa,

Euphoria tak terencana yang kemudian bertahan berbulan-bulan lebih lama

Warna kita masih kelabu



Masih kelabu dan mungkin kan terus begitu

Masih kelabu tawarkan hanya kini dan masa lalu

Masih kelabu tanpa “masa depan” dalam daftar menu

Masih kelabu, kian menggelap seiring waktu