Thursday, June 30, 2011

Rewind.

Sekali lagi hari ini.

Membaca baris-baris dari jemari
Membayangi langkah-langkah kaki
Sehari demi sehari yang masih sunyi
masa lalu yang masih dapat bernyanyi

Tujuh nada yang benama satu:

K A M U

Merapikan ruang inipun berarti rindu
Susunan kata demi kata berlapis debu
dan kau dalam benak yang tak juga lalu
dan kau dalam jiwa yang masih begitu.

rindu berlapis debu kau dalam benak dalam jiwa tak lalu dan masih begitu

[lunch conversation w/ a good friend]

Friday, June 24, 2011

Self.


Maafkan dirimu, bisa relakan hati tak bahagia karena satu alasan saja: tak tenang lihat air mata

Maafkan dirimu, bisa tulikan telinga dari bunyi paling bening yang pernah ada: Suara jiwa.

Maafkan dirimu, bisa lupa lukisan yang susah payah tercipta bukan dalam satu hitungan senja: Lukisan berjudul "cita-cita"

Maafkan dirimu tak tinggal meski pernah bertemu dia-mengira slalu ada kesempatan kedua untuk bersama. Tak ingat bahwa hidup sering tak berjalan sesuai rencana.

Maafkan dirimu yang kecewa.
Maafkan dirimu yang kecewa.
Maafkan dirimu yang kecewa.

Wednesday, June 22, 2011

I'll come home soon, will you be there?

Kalau memang sehebat itu kau menyusun puzzle coba susun potongan-potongan cerita kita yang berserakan. Mulai dari pinggirannya, atau dari tengah tempat objek favoritmu berada: Matahari terbenam yang selalu kita panggil senja. Atau dari pinggir atas langit kelabu yang entah kenapa begitu sering kurindu. Dan berjanjilah jangan menyerah. sebelum semua garis tersamar rapi, sebelum semua titik bersambung arti.

jangan berpesan agar ku tak dengar hati
jangan berpesan agar ku henti bermimpi

dan "tak mungkin" itu hanyalah kesalahan masa lalu
dariku darimu dari kita dan akal sehat yang belum tentu

Menunggumu dan aku untuk mau tahu:
Kekonyolan termutakhir adalah jika kita lupakan cerita dulu
Tak menyelesaikan puzzle dan berpura-pura tak mampu
Padahal kita tak perlu mampu. Kita hanya perlu mau.

Don't you think so, You?


So let's not. Let's not surrender now.

Saturday, June 18, 2011

Let's Go to LIV and listen to BeatleSStory

I regret although just a little bit. There should be no fear at all when it comes to love they said. Yet there was fear, not much but enough to hold my steps. Not much but enough to make true this particular moment: When I wish for Autumn, I really really do.




Thursday, June 16, 2011

Hyde Park Wonderful Walk

Dengan apa bisa kuanalogikan hati ini selain ‘cemburu’?

Setengah saja dari gelak yang terderai dengan rela

Sekejap saja mata yang menyala-nyala bahagia

Dia yang terlengkapi setelah penantian sejak dulu

Bukankah kita semua berhak atasnya: gelak rela nyala bahagia?

Atau tidak untuk yang tak mau pertaruhkan akal logika?

Untuk yang percaya bahwa cinta tak selalu berarti gila?

Tidak untuk yang mau menunggu “saat tepat’ untuk tiba?

Dengan apa bisa kuanalogikan hati ini selain ‘cemburu’

Kau, aku dan semua di antara kitapun harusnya bisa menyatu

Menyatu dan tak perlu begini pilu

Begini pilu