Friday, June 24, 2011

Self.


Maafkan dirimu, bisa relakan hati tak bahagia karena satu alasan saja: tak tenang lihat air mata

Maafkan dirimu, bisa tulikan telinga dari bunyi paling bening yang pernah ada: Suara jiwa.

Maafkan dirimu, bisa lupa lukisan yang susah payah tercipta bukan dalam satu hitungan senja: Lukisan berjudul "cita-cita"

Maafkan dirimu tak tinggal meski pernah bertemu dia-mengira slalu ada kesempatan kedua untuk bersama. Tak ingat bahwa hidup sering tak berjalan sesuai rencana.

Maafkan dirimu yang kecewa.
Maafkan dirimu yang kecewa.
Maafkan dirimu yang kecewa.

4 comments:

"kepala batu" said...

lalu, pandanglah wajahmu dari pantulan kaca
tepukkan sedikit perona, dimuka yang hilang tawa
Berkaca...
setelahnya,biarkan udara ringankan setengah jiwa...
kecewa tak berarti merundung duka

Great Miss "K"! ^_^

Kristy Nelwan said...
This comment has been removed by the author.
Kristy Nelwan said...

it's a been long time, Miss Kepala Batu :) Always a pleasure to have your words in my page...How have you been?

"kepala batu" said...

Yeah, felt so long ^_^
Me? longing to read tons of words from people,
since words no longer able to spill from pond of inspiration
despite it all just dried one as crackers! ha ha
And how've you been..?
My pleasure to read your written coZ Seems all the words are like Fresh Salad one! ^_^