Friday, March 30, 2007

a letter to princess of innocent world


Putri mungil, apa sebetulnya yang kau cari? Jangan berkata cinta, karena padanya jelas tak ada. Jangan berkata bahagia karena dia takkan tahu artinya.

Sadarilah dia sudah tak ada, dia tinggal kenangan saja. Syukurilah dia sudah tak ada, dia tinggal kenangan saja. Luka-luka dan hati tersiksa sudah tak ada, tinggal kenangan saja. Dia sudah tak ada, dia tak seharusnya membuatmu berairmata. Kalau dengan ketiadaannya, dia masih bisa meraja, apa jadinya? Dia sudah tak ada, dia tak seharusnya membuatmu berairmata.

Putri mungil kamu pantas dapatkan cinta dan kamu pantas bahagia. Putri mungil kamu akan dapatkan cinta dan kamu akan bahagia.

Tapi langkah pertama, Putri mungil kamu harus memaafkan dia. Sejahatnya dia, seteganya dia, senistanya dia, bahkan sebelum dia meminta. Pelan dia akan menghilang dari malam-malam itu, pelan dia akan berhenti jadi bayang-bayang hantu.

Dan Putri mungil ingat saja setiap kamu lelah berkelana: Segelap-gelapnya langit, ada bintang-bintang setia yang jangan dilupakan begitu saja.

3 comments:

TRANQUIL SOLITUDE D'ANTO-VOLLY said...

"Putri mungil..," kinda like it!

-La Vienz- said...

funny how this world works. this story is similar to what i've been through.. thanks for writing it down, you put it together very nicely indeed.

-La Vienz- said...

funny how this world works. this story is similar to what ive been through. thanks for writing it down, nicely put. :-)