Thursday, January 20, 2011

Forever Forever Remember


Di pagi seperti ini lah kelebatmu tak bisa diberi alasan

Alasan untuk tak kupandangi dalam dan lama, teramat lama

Di kelabu seperti inilah kuminta waktu menari perlahan

Perlahan agar bayangmu tak cepat hilang, menetap disana


Percobaan kesekian memahami keindahan yang tak ragu

Nyeri berdansa rindu, langkah tak ringan, satu persatu

Kau mestinya dipudarkan menit yang tlah banyak berlalu

Kau mestinya tak lagi disini, walau hari begitu abu-abu


Hidupkanlah mimpi yang kau bagi padaku di sebuah senja

Mimpikanlah hidup yang kan kita lukis hingga menyata




Forever, remember?

3 comments:

May said...

Nice :)

Kristy Nelwan said...

Hm. :)

Winkthink said...

and I thought forever has no end..