Monday, January 05, 2009

It's joy, it's ecstacy, it's truth, it's destiny

Baru saja sebuah tanya melintas di benak ku saat mengingat kamu: "Berapa juta huruf sudah kurangkai sambil menghayati langkahku mencari sesuatu?"

Hanya untuk menemukan tempatku berlabuh, satu saja detik untuk ku merasa penuh. Hanya untuk hentikan sepiku setiap gelap, mengertikan seperti apa rasanya 'lengkap'. Hanya untuk bisa berlaku tanpa strategi, bebas dari seribu satu aturanku sendiri. Hanya untuk bisa bicara, tertawa, bertanya dan bahkan berair mata, kapan saja.

Hanya untuk bisa bertemu kamu,

dan lepaskan 'hanya untuk' dari kalimat itu: menggantinya dengan 'akhirnya aku'

bisa bertemu

kamu.

7 comments:

qb said...

akhirnya aku,,
nulis disini.
gitu mereun,,

Kristy Nelwan said...

angger siah..garing teh...udah sana jalan2 ke phuket!

faizz said...

dalem pisan tuturnya?

jatuh cinta? patah hati?
kesepian? mencari seseorang?

mampir-mampira lagi yah ke tempat gue, kaget banget kristy mau mapir ke blog gue yang kumuh, hehehehehehehehehe

Adindii Ramadhania said...

wah mbaak, happy new year too! :D
bandung, alhamdulillah baik hehe. mbak kristy dulu FE ya? kalo kangen ya main2 lagi dong ke bandung hehe

achiisurachii said...

penggemar baruuuuuuuuuuu datang! love ur novel, bisa banget lo bikin gue mewek dan for the worse, inget masa lalu!
but it's fine.
ckp inspriratiff, you go girl!

ade said...

Dear Kristy... aku baru aja selesai baca novelmu "L". Seru sih dan ending-nya pun laen dari yang diprediksi, menghibur. Dan dialognya "masa kini" pisan. hehehe. Tapi yang aku gak ngerti adalah sosok si Rei. Sebegitu misteriuskah dia? Hingga Ava Torino gak berhasil nemuin The Name of Leonardo-nya? padahal dia jelas2 sekantor, so kayaknya mudah dilacak. Selain itu, sosok Rei juga kok kayak yang anti-sosial, hingga ia gak punya teman yang mau menengoknya selama di rumah sakit. Padahal, kalo diliat riwayat kerjanya, ia sosok gaul dan pemuda masa kini sekali. Dan pasti banyak temannya, hingga Ava bisa share. Bingung saya....

But, menarik, terus berkarya, and sukses selalu.

Me. Adesofyan_e@yahoo.com

Thanks...

ade said...

Dear Kristy... aku baru aja selesai baca novelmu "L". Seru sih dan ending-nya pun laen dari yang diprediksi, menghibur. Dan dialognya "masa kini" pisan. hehehe. Tapi yang aku gak ngerti adalah sosok si Rei. Sebegitu misteriuskah dia? Hingga Ava Torino gak berhasil nemuin The Name of Leonardo-nya? padahal dia jelas2 sekantor, so kayaknya mudah dilacak. Selain itu, sosok Rei juga kok kayak yang anti-sosial, hingga ia gak punya teman yang mau menengoknya selama di rumah sakit. Padahal, kalo diliat riwayat kerjanya, ia sosok gaul dan pemuda masa kini sekali. Dan pasti banyak temannya, hingga Ava bisa share. Bingung saya....

But, menarik, terus berkarya, and sukses selalu.

Me. Adesofyan_e@yahoo.com

Thanks...